| Modus Operandi | Contoh Kasus |
|---|---|
| Jual Murah di Bawah Harga Pasar | Seorang penjual di marketplace online menawarkan VGA RTX 4090 dengan harga Rp 10 juta, jauh di bawah harga pasaran yang mencapai Rp 15 juta. Penjual tersebut mengklaim bahwa barang tersebut merupakan barang pre-order dari luar negeri. Setelah calon pembeli melakukan pembayaran, penjual menghilang dan tidak mengirimkan barang. |
| Klaim Stok Terbatas | Seorang penjual di forum komunitas online mengklaim bahwa ia memiliki stok VGA RTX 4090 yang sangat terbatas. Ia menawarkan harga yang sedikit lebih murah dari harga pasaran. Setelah calon pembeli melakukan pembayaran, penjual menghilang dan tidak mengirimkan barang. |
| Tawarkan Pembayaran Melalui Transfer Bank | Seorang penjual di media sosial menawarkan VGA RTX 4090 dengan harga murah. Ia meminta calon pembeli untuk melakukan pembayaran melalui transfer bank ke rekening pribadi. Setelah calon pembeli melakukan pembayaran, penjual menghilang dan tidak mengirimkan barang. |
| Menawarkan Garansi Palsu | Seorang penjual di marketplace online menawarkan VGA RTX 4090 dengan garansi 1 tahun. Namun, saat terjadi masalah, penjual menolak untuk bertanggung jawab atas kerusakan barang. |
| Menggunakan Akun Palsu | Seorang penjual di marketplace online menggunakan akun palsu dengan nama dan foto profil yang berbeda dari identitas aslinya. Setelah calon pembeli melakukan pembayaran, penjual menghilang dan tidak mengirimkan barang. |
Dampak Penipuan
Penipuan jual VGA RTX 4090 tanpa chip bisa menimbulkan dampak negatif yang besar bagi korban. Tidak hanya kerugian finansial, tapi juga bisa menimbulkan trauma dan kehilangan kepercayaan.
Dampak Negatif Penipuan

Ilustrasi dampak negatif penipuan jual VGA RTX 4090 tanpa chip bisa diibaratkan seperti sebuah bangunan yang kokoh yang tiba-tiba runtuh. Kehilangan finansial merupakan fondasi bangunan tersebut, yang bisa membuat korban jatuh miskin atau terlilit hutang. Hilangnya kepercayaan terhadap orang lain merupakan dinding bangunan, yang bisa membuat korban merasa sulit untuk mempercayai orang lain di masa depan.




